Selasa, 31 Mei 2011

Mission "yang" Possible ...

Seharian ini kang_Dede melancong ke Surabaya ( kota kenangan ... hehe ), oh ya Met Ultah buat Surabaya yang hari ini pas 718 th. Setelah kang_Dede ada keperluan di kawasan Kertajaya, langsung kang_Dede meluncur ke kawasan Plaza Surabaya. Nongkrong sebentar di Plasa Surabaya, kang_Dede teringat kalo hari ini ada Pameran Properti di Gramedia Expo. Alhasil, kang_Dede langsung meluncur ke arena Pameran Properti. Siapa tau dapet inspirasi disana ... hehe. Melihat Pameran Properti yang luarbiasa dahsyat karena diikuti developer-developer top di Surabaya, kang_Dede jadi ingat kejadian di pertengahan 2004 ... apa itu ? Monggo disimak ..

Cerita bermula ketika kang_Dede waktu itu baru menikah dengan gadis Kaliurang Jogja. Saya tidak akan bercerita bab pernikahan ... ^_^, tetapi setelah menikah, kang_Dede langsung menetapkan sebuah Impian ( Besar ), tahun ini ( 2004 ) juga kami harus punya rumah sendiri.

Impian ditindak lanjuti dengan survey di beberapa lokasi perumahan. Singkat cerita akhirnya kami tertarik dengan sebuah lokasi perumahan. Ya .. hanya sekedar tertarik saja karena terus terang kami waktu itu belum punya dana ( bahkan untuk dp-nya pun belum cukup ).

Beberapa waktu kemudian ada pameran properti, kami kebetulan melihat pameran tersebut. Hingga akhirnya kami sampai di kounter developer perumahan yang kami minati. Terus terang, pas pameran kami hanya memiliki uang 250an rb. Akhirnya dengan musyawaroh yang cukup singkat dengan istri tercinta, dengan dana seadanya ( yg hanya cukup untuk pesan kavling tanah saja & kami tidak memiliki tabungan sama sekali ) kami memutuskan untuk membeli rumah ( baca: pesan kavling .. hehe ) saat itu juga. Bisa dibayangkan, hanya punya dana yg cukup untuk pesan kavling tapi berani memutuskan untuk membeli properti tersebut. Akhirnya .. bismillah .. dengan doa & "segala usaha" dan singkat ceritanya, sekitar 7 bulan kemudian rumah tersebut alhamdulillah bisa kami miliki.

Disini kang_Dede mencoba mengangkat apapun impian kita yang kelihatannya impossible, bisa jadi akan berubah menjadi "Possible" dengan doa & tindakan. Bagaimana dengan kawan-kawan? punyakah succsess story juga dengan "Mission ( yang ) Possible" .... Share juga dong ke kita.

#Ponorogo, 3 Juni 2011, 14.15 oleh kang_Dede
...Selengkapnya....

Jumat, 27 Mei 2011

Mimpi Kali Yeeee ....

Mungkin sering kita dengar. Si A pingin beli rumah sekian M, si B pengin beli mobil senilai ratusan juta, si C pingin rekreasi ke Luar Negeri .. atau bahkan kita sendiri sering memiliki keinginanan ( yg terkadang terlalu muluk bagi orang lain ) atau tepatnya "Impian". Salahkah punya Impian? atau .. Salahkah punya impian yang bagi orang lain mustahil untuk dicapai? Jawabnya sah - sah saja punya impian yang mustahil, karena sebagian besar pencapaian sampai dengan hari ini ( ada pesawat terbang, laptop, handphone, listrik, dll ) adalah contoh impian - impian yang sangat mustahil di masa lalu. Intinya, boleh kita punya impian yang mustahil asal cara mengejarnya rasional / masuk akal ... Yuk, coba kita bahas ...

Dari beberapa obrolan & beberapa sumber ... Impian apapun bisa dicapai, asal :

1. TERGAMBAR / TERTULIS : kenapa, karena setiap hari kita menerima banyak sekali informasi ( penting & ndak penting ), maka untuk membantu mencapai impian, coba visualisasikan dengan gambar / tulisan, maksudya agar setiap saat kita melihat gambar / tulisan impian tersebut kita "diingatkan" & termotivasi lagi untuk mengejarnya. Sehingga bisa mengontrolnya sejauh mana progress yang sudah dikerjakan untuk menuju impian - impian Anda tersebut.

2. PAKAI KATA-KATA POSITIF : kenapa harus dengan kalimat yang positif? Karena kalau anda gunakan kalimat yang negatif, sangat bertele-tele. Saya ambilkan contoh : “saya tidak ingin gagal BELI RUMAH MEWAH”. Lalu apa yang anda inginkan? Ya, saya ingin berhasil. Lalu, kenapa tidak tulis saja “saya ingin berhasil BELI RUMAH MEWAH”. Lebih simple dan dalam kalimat yang positif.

3. SPESIFIK / JELAS : coba Anda bayangkan kalau anda menuliskan tujuan hidup anda adalah saya ingin kaya. Dan tiba-tiba ketika anda jalan ke sebuah toko, dan anda menemukan uang misalnya 100 atau misalnya anda dapat uang 10 ribu rupiah yang tergeletak di pinggir jalan, dan kemudian anda ambil. Apakah anda tambah kaya? Yes, anda tambah kaya, tapi apakah itu yang anda inginkan? Tentu tidak. Jadi, tujuan hidup anda haruslah jelas. Karena ukuran kaya sangat relatif, anda harus memberikan tujuan ingin seberapa kaya Anda, apakah ingin punya penghasilan 10jt/bulan, 100jt/bln, ataukah 1Milyar/bulan .... Silakan beri tujuan dengan spesifik apa saja impian Anda .. dengan catatan impian Anda boleh tidak sama dengan orang lain ...

Ok ... karena sudah Adzan magrib ... disambung lain kali ya ...
Salam sukses!!!

#Malang, 27 Mei 2011, 17.30 oleh Kang_Dede
...Selengkapnya....

Selasa, 24 Mei 2011

Dibutuhkan Segera : Percaya Diri ...

Kang_Dede teringat kejadian sekitar 12 tahun yang lalu ketika mengajari seorang rekan untuk menjadi Penjual ( baca : Salesman ), sebut saja namanya Agus ( nama sebenarnya ... hehe ). Setelah seharian diberi training bagaimana menjadi seorang sales yang baik, saya tanya : Gus, gimana hari ini siap mulai tugas sebagai Sales? Dijawab : Siap Boss. Kemudian saya bilang : ok, mulai sekarang kamu bertugas, silakan kunjungi outlet-outlet yang sudah ditentukan, tunjukkan bahwa kamu bisa menghasilkan omzet untuk perusahaan. Singkat cerita, siang Agus kembali ke kantor. Saya tanya : gimana Gus omzet? Agus menjawab : saya sudah ke outlet-outlet tapi belum ada omzet. Saya tanya: kenapa. Agus jawab: belum pede menawarkan produk alias masih grogi pak. Ketika Agus datang ke toko dan ditanya : ada perlu apa mas? Jawab Agus : ahh ndak pak, mau beli permen ... Hmm, saya tersenyum ketika itu .. lawong dikasih tugas menawarkan produk kok malah beli produk lain .. hehe, wahh perlu diasah lagi nih masalah ke-Pede-annya ...

Tiba - tiba kang_Dede tertarik untuk mengangkat tema masalah Percaya Diri atau Pede ...., kang_Dede coba untuk memberi beberapa definisi tetntang Percaya Diri, diantaranya

PERCAYA DIRI BERARTI MAMPU MENGONTROL :
Dengan tingkat percaya diri yang makin baik, akan Anda akan lebih mampu mengontrol berbagai hal. Dengan percaya diri yang lebih tinggi, Anda akan mampu mengontrol berbagai aspek dari kehidupan Anda. Anda akan lebih jernih dalam melihat dan mengatur tujuan dan sasaran pribadi Anda. Dengan kejelasan dalam tujuan dan sasaran Anda, maka Anda akan lebih mampu dalam mengarahkan perilaku Anda menuju kepada keberhasilan Anda.

PERCAYA DIRI BERARTI memahami KAPASITAS DIRI :
Dengan percaya diri, Anda akan memahami tingkat kapasitas yang Anda miliki. Dengan mengetahui kapasitas diri, Anda akan mampu melakukan analisa terhadap diri pribadi Anda. Istilahnya anda paham akan SWOT diri Anda sendiri.

PERCAYA DIRI BERARTI BERORIENTASI SUKSES :
Dengan percaya diri, Anda bisa mengganti fokus dari jebakan ketakutan akan kegagalan dan kerugian, menjadi lebih optimis di berbagai kesempatan. Sehingga Anda akan menjadi pribadi yang berorientasi pada Kesuksesan di bidang apapun.

PERCAYA DIRI BERARTI MENAMBAH RELATIONSHIP :
Dengan percaya diri, Anda akan meningkatkan kualitas personality Anda sehingga jugaakan menaikkan kualitas 'relationship' Anda. Seorang pemimpin atau pengusaha atau pejabat yang memulai dari bawah, kemudian terus naik sampai ke tingkatan tertentu di bidangnya, tidak hanya berhubungan dengan orang-orang di bawahnya. Lebih dari itu, ia juga akan meningkatkan kualitas networkingnya ke tingkat yang lebih tinggi dan lebih luas. Ia akan terlibat dengan orang-orang yang juga lebih tinggi kualitasnya, lebih tinggi keahliannya, dan lebih baik tingkat percaya dirinya. Dengan itu, percaya dirinya akan makin meningkat. Dan dengan itu semua, peluang keberhasilannya juga akan meningkat.

PERCAYA DIRI BISA MENINGKATKAN KEMAMPUAN BELAJAR :
Ada slogan "hidup Anda adalah sekolah Anda". Percaya diri akan membuat Anda menjadi orang yang lebih mampu dalam melakukan self development, pengembangan dan perbaikan, dan lebih mampu dalam mengambil suri tauladan serta melakukan berbagai inovasi sebagai kelanjutannya. Sehingga muncul "Tiada kata Gagal, yang ada hanyalah Sukses atau Belajar"...

PERCAYA DIRI BISA MENJADIKAN HIDUP YANG LEBIH NYAMAN DAN MENYENANGKAN :
Dengan percaya diri Anda akan lebih menikmati diri sendiri, lebih menikmati dunia luar. Hidup Anda akan penuh dengan kegembiraan, dengan hanya sedikit kekhawatiran. Dunia Anda akan lebih nyaman dan menyenangkan. Dengan percaya diri, Anda bisa membuat "hidup lebih hidup", .

PERCAYA DIRI MEMBERIKAN PESAN & KESAN POSITIF :
Dengan percaya diri, Anda akan mampu berkomunikasi dengan dunia di luar Anda. Dengan percaya diri, Anda akan membuat orang lain menjadi percaya diri. Dengan percaya diri, Anda akan lebih meyakinkan orang lain mengenai diri Anda. Sehingga dengan percaya diri, sekali lagi Anda akan berhasil dalam memimpin, menjual atau apapun pekerjaan / usaha Anda.

demikian ..., mungkin ada rekan - rekan yang bisa menambahkan arti dari Percaya Diri? ....
... dan ngomong-ngomong, si Agus ini sekarang berhasil menduduki jabatan yang cukup bagus di sebuah perusahaan Consumer Goods. Selamat deh untuk mr. Agus atas pembelajarannya selama ini.

#Malang, 25 Mei 2011, 09.40 WIB oleh kang_Dede
...Selengkapnya....

Hotel Astoria, Tahukah Anda?

Bertahun-tahun dahulu, pada malam hujan badai, seorang laki-laki tua dan istrinya masuk ke sebuah lobby hotel kecil di Philadelphia. Mencoba menghindari hujan, pasangan ini mendekati meja resepsionis untuk mendapatkan tempat bermalam.

"Dapatkah anda memberi kami sebuah kamar disini ?" tanya sang suami.Sang pelayan, seorang laki-laki ramah dengan tersenyum memandang kepada pasangan itu dan menjelaskan bahwa ada tiga acara konvensi di kota. "Semua kamar kami telah penuh," pelayan berkata. "Tapi saya tidak dapat mengirim pasangan yang baik seperti anda, keluar kehujanan pada pukul satu dini hari. Mungkin anda mau tidur di ruangan milik saya ? Tidak terlalu bagus, tapi cukup untuk membuat anda tidur dengan nyaman malam ini."

Ketika pasangan ini ragu-ragu, pelayan muda ini membujuk. "Jangan khawatir tentang saya. Saya akan baik-baik saja," kata sang pelayan. Akhirnya pasangan ini setuju. Ketika pagi hari saat tagihan dibayar, laki-laki tua itu berkata kepada sang pelayan, "Anda seperti seorang manager yang baik yang seharusnya menjadi pemilik hotel terbaik di Amerika. Mungkin suatu hari saya akan membangun sebuah hotel untuk anda." Sang pelayan melihat mereka dan tersenyum. Mereka bertiga tertawa.

Saat pasangan ini dalam perjalanan pergi, pasangan tua ini setuju bahwa pelayan yang sangat membantu ini sungguh suatu yang langka, menemukan seseorang yang ramah bersahabat dan penolong bukanlah satu hal yang mudah.

Dua tahun berlalu. Sang pelayan hampir melupakan kejadian itu ketika ia menerima surat dari laki-laki tua tersebut. Surat tersebut mengingatkannya pada malam hujan badai. Dan disertai dengan tiket pulang-pergi ke New York, meminta laki-laki muda ini datang mengunjungi pasangan tua tersebut.

Laki-laki tua ini bertemu dengannya di New York, dan membawa dia ke sudut Fifth Avenue and 34th Street. Dia menunjuk sebuah gedung baru yang megah disana, sebuah istana dengan batu ke-merah-an, dengan menara yang menjulang ke langit.

"Itu," kata laki-laki tua, "adalah hotel yang baru saja saya bangun untuk engkau kelola".

"Anda pasti sedang bergurau," jawab laki-laki muda. "Saya jamin, saya tidak," kata laki-laki tua itu, dengan tersenyum lebar.

Nama laki-laki tua itu adalah William Waldorf Astor dan struktur bangunan megah tersebut adalah bentuk asli dari Waldorf-Astoria Hotel. Laki-laki muda yang kemudian menjadi manager pertama itu, adalah George C.Boldt.
...Selengkapnya....

Nilai Seikat Bunga

Seorang pria turun dari sebuah mobil mewah yang diparkir di depan kuburan umum. Pria itu berjalan menuju pos penjaga kuburan. Setelah memberi salam, pria yang ternyata adalah sopir itu berkata,

"Pak, maukah Anda menemui wanita yang ada di mobil itu? Tolonglah Pak,karena para dokter mengatakan sebentar lagi beliau akan meninggal!"

Penjaga kuburan itu menganggukkan kepalanya tanda setuju dan ia segera berjalan di belakang sopir itu. Seorang wanita lemah dan berwajah sedih membuka pintu mobilnya dan berusaha tersenyum kepada penjaga kuburan itu sambil berkata,

"Saya Ny . Steven. Saya yang selama ini mengirim uang setiap dua minggu sekali kepada Anda. Saya mengirim uang itu agar Anda dapat membeli seikat kembang dan menaruhnya di atas makam anak saya. Saya datang untuk berterima kasih atas kesediaan dan kebaikan hati Anda. Saya ingin memanfaatkan sisa hidup saya untuk berterima kasih kepada orang-orang yang telah menolong saya."

"O, jadi Nyonya yang selalu mengirim uang itu? Nyonya, sebelumnya saya minta maaf kepada Anda. Memang uang yang Nyonya kirimkan itu selalu saya belikan kembang, tetapi saya tidak pernah menaruh kembang itu di pusara anak Anda." jawab pria itu.

"Apa, maaf?" tanya wanita itu dengan gusar.

"Ya, Nyonya. Saya tidak menaruh kembang itu di sana karena menurut saya, orang mati tidak akan pernah melihat keindahan seikat kembang. Karena itu setiap kembang yang saya beli, saya berikan kepada mereka yang ada di rumah sakit, orang miskin yang saya jumpai, atau mereka yang sedang bersedih. Orang-orang yang demikian masih hidup, sehingga mereka dapat menikmati keindahan dan keharuman kembang-kembang itu, Nyonya," jawab pria itu. Wanita itu terdiam, kemudian ia mengisyaratkan agar sopirnya segera pergi.

Tiga bulan kemudian, seorang wanita cantik turun dari mobilnya dan berjalan dengan anggun ke arah pos penjaga kuburan.

"Selamat pagi.

Apakah Anda masih ingat saya? Saya Ny. Steven. Saya datang untuk berterima kasih atas nasihat yang Anda berikan beberapa bulan yang lalu. Anda benar bahwa memperhatikan dan membahagiakan mereka yang masih hidup jauh lebih berguna daripada meratapi mereka yang sudah meninggal. Ketika saya secara langsung mengantarkan kembang-kembang itu ke rumah sakit atau panti jompo, kembang-kembang itu tidak hanya membuat mereka bahagia, tetapi saya juga turut bahagia. Sampai saat ini para dokter tidak tahu mengapa saya bisa sembuh, tetapi saya benar-benar yakin bahwa sukacita dan pengharapan adalah obat yang memulihkan saya!"

Jangan pernah mengasihani diri sendiri, karena mengasihani diri sendiri akan membuat kita terperangkap di kubangan kesedihan. Ada prinsip yang mungkin kita tahu, tetapi sering kita lupakan, yaitu dengan menolong orang lain sesungguhnya kita menolong diri sendiri.

Sumber : Anonymous
...Selengkapnya....

Minggu, 22 Mei 2011

Andalah sang Motivator Sejati ...

Saat ini banyak orang senang menghadiri seminar-seminar motivasi walaupun terkadang harus membayar dengan harga yang mahal, karena melalui seminar-seminar tersebut mereka banyakn berharap memperoleh semangat dan energi yang baru ( baca: motivasi ). Apalagi ketika sang motivator atau pembicara dapat memotivasi dan menginspirasi mereka hingga menyentuh emosi yang paling dalam, dari tertawa hingga bahkan menangis, yang secara drastis membuat mereka menjadi tiba-tiba dalam sekejap rasanya ingin berubah dan meraih impian yang sebesar-besarnya.

Namun sayangnya, seringkali bagi beberapa orang motivasi itu tidak akan bertahan lama, bahkan umumnya sebagian orang dalam hitungan minggu mereka mulai kembali pada pola dan kebiasaan yang lama. Semangat untuk meraih impian mulai pudar dan biasanya mereka menunggu dipompa kembali melalui seminar motivasi berikutnya, sehingga akhirnya muncul siklus kebiasaan baru, motivasi .. semangat pudar .. motivasi .. semangat pudar demikian seterusnya ...

Kejadian ini memunculkan pertanyaan, apakah setiap orang perlu motivator? atau apakah kebanyakan orang yang tidak mengetahui cara memotivasi diri sendiri? bagaimana dengan kehidupan para motivator sendiri, siapa atau apa saja yang memotivasi mereka?

Dari beberapa sumber & beberapa rekan obrolan, saya menemukan bahwa kebanyakan orang "belum" atau bahkan tidak mengetahui cara memotivasi diri sendiri. Ini yang menyebabkan mereka sering menunggu dorongan motivasi dari seorang motivator. Bahkan yang tragis mereka tidak menyadari bahwa harusnya yang menjadi "sang motivator sejati" adalah diri mereka sendiri. Karena setiap orang pada dasarnya memiliki motivasi dalam dirinya karena sumber motivasi terbesar seseorang bukanlah dari luar tapi ada di dalam diri setiap orang itu sendir.

Ini yang membuat saya meyakini bahwa semua orang dapat menjadi motivator bagi dirinya sendiri asal saja mereka tahu bagaimana membangkitkan sumber motivasi dalam diri mereka dan mengarahkannya ke sasaran yang tepat.

Anthony Robbins seorang motivator handal di dunia pernah berkata bahwa pada dasarnya setiap orang akan termotivasi karena "mengejar nikmat (pleasure)" dan "menghindari sengsara (pain)".

Jadi saya rasa, kitapun dapat memotivasi diri kita sendiri untuk setiap saat berubah menjadi lebih baik demi mencapai impian - impian terbaik kita.

#Malang, 23 Mei 2011, hasil obrolan kang_Dede dg beberapa rekan ....

...Selengkapnya....

POSITIF ATAU NEGATIF? TERSERAH ANDA...

Salam SUKSES .. !!!

Sahabat SUKSES, ada pelajaran berharga yang saya dapatkan dari guru besar saya, Bapak Tung Desem Waringin, ketika mengikuti Life Management Revolution di Jakarta pada medio Oktober 2010. Sebuah langkah awal menuju hidup yang lebih SUKSES, yaitu bergantung pada bagaimana kita memberikan arti dari setiap kejadian. Jika kita memberikan arti yang berbeda terhadap suatu kejadian, maka secara langsung emosi kita juga akan berbeda. Jika emosi kita berbeda, maka tindakan kita pun akan berbeda, dan jelas hasilnya pun juga akan berbeda.

Intinya, pada saat kita memberikan arti positif, maka emosi kita positif, tindakan kita pun akan positif, dan hasilnya pun lebih positif. Hal ini juga berlaku sebaliknya, jika kita memberikan arti negatif, maka hasil akhirnya pun akan negatif. Masih belum jelas dari sini?...Baiklah, saya akan detailkan dengan contoh nyata di kehidupan sehari-hari.

Kisah (1):
Sore itu, saya bersama keluarga (istri dan anak saya) berboncengan naik sepeda motor. Tiba-tiba dari arah belakang ada sepeda motor lain menyalib kami dengan kecepatan tinggi dan hampir menabrak motor kami. Seketika itu juga, istri saya langsung emosi dengan berkata "Orang kok gak punya aturan, maunya apa orang itu?...Semoga gak selamat dia" (hehehe...ini doa yang berbahaya). Karena saya sudah tahu ilmunya, maka saya coba bilang pada istri saya, "Sebentar bunda, tenang dulu. Siapa tahu orang itu tadi lagi kebelet..(diselingi senyuman + raut muka orang lagi kebelet...hehehe)". Apa yang terjadi, spontan istri saya langsung tersenyum dan bilang "Iya, ya...kasihan dia kalo begitu...(ikutan tersenyum)". Dan saya lihat emosinya langsung berubah menjadi lebih positif.

Kisah (2):
Sebagian diantara remaja, banyak yang beranggapan jika putus cinta maka punahlah semua harapan. Bahkan tak jarang, habis putus cinta ada yang langsung bunuh diri...inilah yang gawat...hehehe. Semua itu dikarenakan mereka salah memberikan arti dari kejadian: putus cinta. Coba kalo kita berikan arti yang positif. Misalkan:
1) Putus cinta adalah sebuah langkah maju untuk menemukan orang yang lebih tepat di masa mendatang..(ini adalah statement nyata dari siswa kelas 10 SMA)
2) Tuhan pasti akan memberikan kita, pengganti yang lebih baik dari dia. Yes!
3) Terima kasih Tuhan, Engkau telah tunjukkan dia bukan yang terbaik untukku.

Kisah (3):
Kejadian ini terjadi pada semester 1 th. 2009 di sebuah SMA Swasta Terkenal di Kota Malang. Saat itu saya diminta untuk mengajar Fisika kelas 11 IPA. Sebelum mengajar saya sempat melakukan angket, para siswa saya suruh meelanjutkan kata-kata saya dan ditulis di kertas masing-masing. Kata-katanya seperti ini..."Menurut Anda, Fisika adalah mata pelajaran ....(dilanjutkan oleh siswa)". Dari 20 siswa, hampir semua siswa menuliskan kata-kata negatif dan hanya 2 siswa yang berani menambahkan untuk menuliskan positif. Kebanyakan mereka menulis Fisika adalah mata pelajaran SULIT, SUSAH, RIBET, RUMUSNYA BANYAK, dll. Bahkan ada yang menulis Fisika adalah mata pelajaran KURANG KERJAAN....hehehe. Yang berani , menambahkan kata-kata positif, seperti Fisika adalah mata pelajaran KADANG-KADANG MUDAH, KADANG-KADANG MENANTANG, KADANG-KADANG MENGASYIKKAN. Entah ini kebetulan atau tidak, 2 siswa tersebut akhirnya tidak remidi (mengulang karena mendapatkan nilai dibawah batas minimal 7,5).

So...Positif atau Negatif, itu semua adalah sebuah pilihan...Bagaimana dengan Anda, Sahabat SUKSES?

Tulisan sahabat kang_Dede, beliau Biggie Noviandi seorang Motivator
...Selengkapnya....

Selasa, 17 Mei 2011

Rusdi Kirana, Sosok di Balik Sukses Lion Air

Pada dekade 1990-an, berpergian dengan pesawat hanya milik orang-orang berduit. Anggapan ini begitu kuat melekat karena memang ongkos naik pesawat sangat mahal. Namun, seiring dengan perkembangan zaman dan peraturan, mulailah bermunculan pesawat dengan biaya lebih terjangkau. Demikian juga yang terjadi di Indonesia. Jika dulu pesawat hanya didominasi oleh Garuda dan Merpati, kini berbagai maskapai penerbangan bersaing mendapatkan konsumen di Indonesia.

Maraknya dunia penerbangan Indonesia saat ini boleh jadi dipelopori oleh munculnya maskapai penerbangan murah pertama di Indonesia, yaitu Lion Air. Dengan slogannya: "We make people fly" atau "Kita membuat orang-orang terbang", maskapai yang baru beroperasi awal tahun 2000-an tersebut seolah memicu munculnya maskapai low cost lainnya. Lion sebagai maskapai baru segera menjadi bahan perbincangan karena mampu menyedot banyak penumpang meski kehadirannya sempat diragukan sebelumnya. Bahkan kini, maskapai tersebut telah menduduki peringkat kedua sebagai maskapai dengan penumpang paling banyak di tanah air.

Sukses Lion Air tak bisa lepas dari sosok pimpinannya, yakni Rusdi Kirana. Kelahiran 17 Agustus 1963 ini mampu menepis segala keraguan dengan menjadikan Lion Air sebagai salah satu armada terbesar saat ini. Berbekal pengetahuan menjadi sales agent sebuah biro perjalanan, ia nekad mendirikan Lion Air. Ia menyebut modalnya saat itu hanya kepercayaan. "Dari mana saya punya uang, modal airline itu kan bukan cuma 1-2 milyar? Ini karena kepercayaan," tegasnya.

Terlahir dari keluarga pedagang, bapak tiga anak ini memang dididik dengan keras oleh keluarganya. Hal itulah yang menjadi bekalnya untuk membesarkan Lion Air. Dari kesuksesannya mendirikan biro perjalanan Lion Tours, bersama dengan saudaranya, Kusnan Kirana, ia memberanikan diri terjun ke bisnis penerbangan. Kala itu, banyak orang memperkirakan Lion Air tidak akan bertahan lama. Sebab, pengalaman menjalankan bisnis biro perjalanan dianggap sangat berbeda dengan menjadi operator pesawat sendiri.

Dibekali ambisi yang tinggi dan modal awal 10 juta dolar Amerika Serikat, Lion Air secara hukum didirikan pada bulan Oktober tahun 1999. Namun pengoperasian baru berjalan di mulai pada tanggal 30 Juni tahun 2000, dengan menggunakan sebuah pesawat Boeing 737-200. Saat ini, Rusdi Kirana sebagai salah satu pemilik Lion Air [5] memegang jabatan sebagai Presiden dan juga Direktur.

Hingga pertengahan 2005, bersama dengan penerbangan internasional lainnya, Lion Air menempati Terminal 2F Bandara Sukarno-Hatta; sedangkan perusahaan penerbangan lokal atau penerbangan domestik menempati Terminal Satu. Faktor tersebut, selain mampu memberikan para penumpang kemudahan penerbangan sambungan ke Indonesia atau dari Indonesia ke tujuan internasional lainnya, juga memberikan keuntungan lebih dari segi prestise. Tetapi kemudian Lion Air dipindahkan ke Terminal 1A dan penerbangan ke Pulau Sumatera,Batam,Pangkalpinang,dan Palangkaraya dioperasikan di terminal 1B (mulai 11 Oktober 2010)hingga saat ini.Sedangkan semua penerbangan internasional Lion Air dilayani dari terminal 2E.

Pada 2005, Lion Air memiliki 24 pesawat penerbangan yang terdiri dari 19 seri McDonnell Douglas MD-82 dan 5 pesawat DHC-8-301. Untuk memenuhi layanan yang rendah biaya, Armada Lion Air didominasi oleh MD-80 karena efisiensi dan kenyamanannya. Dalam upaya meremajakan armadanya, Lion Air telah memesan 178 Boeing 737-900ER yang akan diantar bertahap dari 2007 hingga 2014. Lion Air berencana bersaing baik dengan Garuda Indonesia maupun Saudi Arabian Airlines untuk menerbangi rute-rute umroh bahkan haji dengan pesawat Boeing 747-400. 2 (dua) Pesawat Boeing 747-400 sudah masuk dalam armadanya.

Selain pekerja keras, Rusdi memang dikenal sebagai orang yang rendah hati. Ia mudah bergaul dengan banyak orang dan selalu tampil sederhana di setiap kesempahttp://www.blogger.com/img/blank.giftan. Rusdi mengatakan bahwa itu semua didapat karena latar belakang pendidikan orangtuanya.

Selain itu, Rusdi juga menyebut bahwa bisnis yang digelutinya bisa sukses karena ia selalu berusaha memberikan kepuasan kepada orang lain. Dengan prinsip tersebut, Rusdi Kirana kini dikenal sebagai pelopor penerbangan murah di tanah air. Bahkan, ia pernah dinobatkan sebagai tokoh bisnis paling berpengaruh dari sebuah media ekonomi nasional. Kini, perusahaannya juga telah bersiap mendunia dengan aliansi beberapa maskapai dunia.

Di dunia marketing : Tagline Lion Air sangat terkenal saat itu, Terbang dengan Lion pulang bawa BMW, sebuah tagline yang sangat dahsyat yang sanggup mendongkrak omzet perusahaan. ( Baca : Promo Beda Hasil Beda )

#Malang, Mei 2011, Disadur kang_Dede dari berbagai sumber.
...Selengkapnya....

Tips Jitu Membeli Rumah Seken

Apakah saat ini Anda sedang tertarik membeli rumah bekas/seken ? Ada baiknya coba diperhatikan beberapa tips yang coba Penulis berikan sebelum Anda memutuskan untuk membeli rumah yang Anda inginkan. Berikut beberapa tipsnya :


Langkah yang paling ( sangat ) penting, saya menyarankan untuk tidak begitu saja percaya dengan tampilan luar rumah / eksterior rumah tersebut, Anda harus mengeceknya dengan benar - benar teliti. Ada baiknya Anda juga mengajak rekan / saudara yang mengerti mengerti & paham masalah properti yang bisa diajak pertimbangan sebelum bernegosiasi denga pemilik rumah. Intinya adalah cari segala kekurangan secara fisik ( apakah didingnya banyak retak, banyak kebocoran, kelembaban dsb ), dan jangan ragu untuk melakukan langkah ini sebelum ada penyesalan karena membeli properti yang ternyata di kemudian hari ketahuan banyak kekurangan. Karena pengalaman Penulis, jika seseorang sudah amat tertarik dengan sebuah properti, secara emosional biasanya melupakan / mengesampingkan kekurangan properti tersebut.

Selanjutnya, coba cek dengan seksama kondisi interior bangunan, apakah baru saja direnovasi. Kejelian Anda dituntut untuk menilai kondisi / usia bangunan mengingat pada tahap ini bisa jadi sangat berhubungan dengan keselamatan keluarga Anda. Perhatikan sirkulasi udara yang terjadi. Perhatikan juga kelengkapan alat ventilasi dan pencahayaan rumah tersebut karena kurang ventilasi maupun pencahayaan biasanya berakibat kelembaban akan meningkat. Lembab amat disukai jamur / rayap. Sehingga akan menghasilkan ruangan yang berbau & tidak sehat. Usahakan juga anda memperhatikan kondisi atap / plafon, apakah kayu - kayunya sudah rusak dsb.

Perhatikan juga masalah keberadaan sumber air mengingat kebutuhan air adalah sangat vital untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Andaikan memakai suber dari sumur, pastikan jarak sumur & septictang memiliki jarak ideal yaitu sekitar 10 meter. Kalaupun memakai sumber air dari luar, cek juga apakah masih menanggung tagihan air yang belum terbayar, lakukan juga pengecekan tagihan untuk masalah listrik.

Selanjutnya, jika dari kondisi bangunan sudah ok alias tidak bermasalah, langkah penting selanjutnya, cek masalah legalitas sertipikat rumah yang akan anda beli tersebut. Untuk masalah ini, jika Anda awam dengan masalah legalitas seripikat / pertanahan, Anda bisa minta bantuan seorang Notaris untuk membantu Anda memastikan status properti yang akan anda beli apakah properti tersebut aman dari sisi legalitas atau masih menyimpan kasus ( kasus sengketa, masalah warisan dll )

Selanjutnya, mengenai masalah harga properti, sebaiknya Anda melakukan survei ke tetangga dari properti yang Anda taksir tersebut atau bahkan Anda bisa meminta bantuan Juru Taksir properti Independen. Jangan ragu untuk mempertimbangkan segala kelebihan & kekurangan properti tersebut. Sebaiknya perhatikan juga lingkuhttp://www.blogger.com/img/blank.gifngan sekitarnya apakah aman, bagaimana kondisi para tetangga, fasilitas umum disekitar lokasi properi, akses keluar masuk ke properti tersebut dsb. Ini untuk mempertimbangkan berapa harga yang layak yang anda harus keluarkan untuk membeli properti tersebut. Dan yang pastinya sesuaikan dengan anggaran anda.

Apabila Anda memakai jasa broker dalam membeli rumah bekas/seken, Anda tetap harus jeli. Pilih broker yang berkualitas, yang bisa memberikan banyak pertimbangan kepada anda atau kalau perlu Anda dapat mengecek keabsahannya dengan menelepon kantor ia bekerja atau asosiasi broker di Indonesia.

#Malang, Mei 2011, Secuil pengalaman Penulis ketika menjadi Agen Properti
Kunjungi juga : www.promosi-property.com
...Selengkapnya....

Jumat, 13 Mei 2011

Persiapan Dana Pendidikan, Pentingkah?

Bulan Juli merupakan bulan dimulainya tahun ajaran baru. Selalu bisa ditebak bahwa setiap kali awal tahun ajaran baru, semua orang sepertinya bicara tentang pentingnya pendidikan. Dan kalau Anda perhatikan, hal ini biasanya menular kepada semangat bersekolah dari anak itu sendiri. Coba perhatikan betapa bersemangatnya anak-anak Anda ketika mereka akan masuk sekolah.

Wajar saja, kalau Anda sebagai orang tua menunjukkan semangat tentang pentingnya pendidikan, ditambah lagi lingkungan di sekitar Anda juga menunjukkan semangat yang sama, maka pastilah semangat tersebut juga akan tertular ke anak Anda sehingga wajar bila anak-anak sekolah sangat bersemangat masuk sekolah pada hari-hari pertama tahun ajaran baru kemarin.

Tetapi sayangnya, dari pengalaman saya selama ini, saya banyak menemukan orang tua yang ­ walaupun sadar bahwa pendidikan itu sangat penting ­ tetapi tidak begitu mempedulikan persiapan dana pendidikan itu sendiri. Sebagai contoh, banyak cerita tentang beberapa orang tua yang meminjam uang kesana-kemari pada saat datangnya tahun ajaran baru. Selain itu, Kantor Pegadaian juga penuh karena banyak orang yang menggadaikan barang-barangnya untuk membayar uang sekolah anak.

Kenapa sih orangtua kadang tidak siap dari segi dana ketika tiba waktunya si anak masuk sekolah? Jawabannya, mungkin karena orangtua tidak menganggap bahwa dana pendidikan itu penting untuk dipersiapkan sejak sekarang. Lho, apakah memang penting menyiapkan dana pendidikan untuk anak? Jawabannya saya tulis besar-besar di sini: PENTING.

Ada empat alasan kenapa dana pendidikan penting untuk dipersiapkan, bahkan kalau bisa sejak sekarang:

1. Mahalnya Biaya Pendidikan Pada Saat Ini
Biaya Pendidikan pada saat ini sudah cukup tinggi. Sebuah universitas swasta terkenal di Jakarta ada yang meminta uang kuliah sebesar sekitar Rp 60 - 70 juta atau bahkan lebih bagi mereka yang masuk kuliah selama 5 tahun sampai lulus nanti. Bagi banyak orang, biaya pendidikan setinggi itu sudah tentu terasa mencekik leher.

2. Naiknya Biaya Pendidikan dari Tahun ke Tahun
Sudah biaya pendidikan di rasa mahal, jumlah tersebut biasanya akan terus naik dari tahun ke tahun. Dengan asumsi kenaikan sebesar 10 persen per tahun, maka dalam 17 tahun mendatang, bukan tidak mungkin Biaya Kuliah selama 5 tahun di S1 bisa mencapai sekitar Rp 300 juta.

3. Ekonomi Tidak Selalu Baik
Orang tua bisa saja menganggap bahwa penghasilannya sekarang aman-aman saja mengingat baiknya keadaan ekonomi sekarang ini. Sehingga mereka yakin bila si anak masuk sekolah nanti, dananya pasti tersedia. Tetapi, bila keadaan ekonomi menurun, bukan tidak mungkin penghasilan orang tua menjadi berkurang atau malah berhenti sehingga bisa saja dana pendidikan untuk si anak tidak akan siap bila dibutuhkan.

4. Fisik Manusia Tidak Selalu Sehat
Jangan anggap bahwa fisik manusia akan selalu sehat untuk bisa terus bekerja dan mendapatkan penghasilan. Bila Anda tidak menabung dan mempersiapkan dana pendidikan anak dari sekarang, maka bila suatu saat kelak fisik Anda tidak memungkinkan untuk Anda bisa terus bekerja, jangan harap dana pendidikan untuk anak Anda bisa tersedia.

Selain keempat alasan di atas, sebetulnya ada satu alasan lagi yang membuat kenapa dana pendidikan penting sekali untuk dipersiapkan sejak sekarang, yaitu: "Karena jadwal pendidikan anak Anda tidak mungkin dimundurkan atau ditunda." Jadwalnya sudah pasti. Contohnya, kalau anak Anda sudah waktunya masuk SD tetapi Anda tidak punya dana yang cukup untuk membayar uang pangkal-nya, masak Anda mau memundurkan jadwal anak Anda masuk SD ke tahun berikutnya hanya supaya Anda bisa membayar biaya uang pangkal-nya secara penuh? Tidak, kan? Jadi, persiapkan dana pendidikan anak Anda sejak sekarang. Jangan tunda lagi. Tentang bagaimana cara menghitung dana pendidikan, akan saya jelaskan dalam kesempatan mendatang.

Sumber: Safir Senduk
...Selengkapnya....

Rabu, 11 Mei 2011

Promo Beda, Hasil Beda

Kita sering menjumpai perbandingan kejadian seperti berikut: laptop A dengan laptop B, sepeda motor A dengan sepeda motor B, HP merk A dengan merk B bahkan di bidang jasa, Bimbingan Belajar A dengan Bimbingan Belajar B kualitasnya sebanding tapi kenapa yang satunya laris manis sedangkan yang satunya kurang laku di pasaran. Apanya yang salah dalam kejadian diatas? ....

Penulis mengamati, faktor terbesar dalam hal perbedaan ini adalah masalah Penawaran produk alias promo dari produk tersebut. Nyatanya tidak semua produk dengan kualitas bagus mendapatkan perlakuan promosi yang bagus.

Beberapa produk yang berhasil dipasaran diantaranya memenuhi unsur "U S P", yaitu Ultimate Advantage, Sensasional Offer & Powerfull Promise. Apakah itu?...

Ultimate Advantage yaitu sejauh mana produk yang kita tawarkan memiliki keunggulan dibandingkan produk sejenis di pasaran. Kalau kita dengan kompetitor sama-sama memberikan diskon produk senilai 15% berarti produk kita tidak memiliki ultimate advantage, tetapi jika kita berikan diskon 15% plus gratis barang senilai Rp. bla bla bla, maka bisa dikatakan produk kita memiliki Ultimate Advantage.

Sensasional Offer yaitu penawaran secara khusus, secara berbeda, yang menggugah daya beli konsumen, yang tidak diberikan oleh kompetitor produk sejenis. Bisa menggunakan program diskon, hadiah dsb. Contoh: “Kredit sepeda motor khusus bulan Mei berhadiah Meja Belajar senilai RP 400.000”. Apakah rugi? Tentu tidak, karena dealer motor tersebut membeli meja tersebut langsung dari pabriknya seharga Rp.150.000. Jadinya dia tetap mendapatkan untung. Itulah konsep Sensational Offer.

Powerfull Promise yaitu janji kepada konsumen yang sangat - sangat powerfull, bisa berupa money back guarantee, yang intinya mengurangi/menghilangkan resiko konsumen ketika membeli produk kita.

Penulis teringat beberapa tahun yang lalu ada Tag Line dahsyat dari sebuah maskapai "Terbang dengan Lion, pulang bawa BMW" ... sungguh dahsyat, omzet perusahaan tersebut langsung melejit. Dan promo perusahaan tersebut sangat memenuhi "USP" ... Dan banyak lagi produk & Jasa yang berhasil di pasar dengan memenuhi kaidah USP tersebut.

Semoga bermanfaat !!

#sedikit pengalaman Penulis ketika menjadi Marketing produk Consumer & Farmasi.
Malang, 12 Mei 2011

...Selengkapnya....

Kualitas Hasil Asuhan

Kualitas dan sikap anak-anak kita adalah buah dari model pengasuhan dan pendidikan yang kita terapkan sehari-hari di rumah. Walaupun kita semua pasti mencintai anak-anak kita, tetapi pada prakteknya apa yang kita lakukan secara praktis kepada anak-anak kita terkadang bukan seperti yang kita niatkan. Niat kita baik, tapi tak jarang apa yang kita ucapkan dan sikapkan kepada anak tanpa sengaja merupakan sebuah hal yang buruk dan mempengaruhi perkembangan kejiwaannya.

Daripada terus mengeluh, menyalahkan anak, atau menyalahkan lingkungan; lebih baik kita melakukan refleksi atas apa-apa yang sudah (bukan sekedar harapan) kita pada anak-anak kita. Dalam refleksi itu, ada baiknya kita mengambil inspirasi kembali dari Dorothy Low Noite (“Children Learn What They Live With”). Thanks Dorothy, it’s so inspiring…

Jika anak banyak dicela, ia akan terbiasa menyalahkan
Jika anak banyak dimusuhi, ia belajar menjadi pemberontak
Jika anak hidup dalam ketakutan, ia selalu merasa cemas dalam hidupnya
Jika anak sering dikasihani, ia belajar meratapi nasibnya
Jika anak dibesarkan dalam olok-olok, ia akan menjadi seorang pemalu
Jika anak dikelilingi rasa iri, ia tak akan puas dengan apapun yang dimilikinya

Jika anak dibesarkan dalam pengertian, ia akan tumbuh menjadi penyabar
Jika anak senantiasa diberi dorongan, ia akan berkembang dengan percaya diri
Jika anak dipuji, ia akan terbiasa menghargai orang lain
Jika anak diterima dalam lingkungannya, ia akan belajar menyayangi
Jika anak tidak banyak dipersalahkan, ia akan senang menjadi diri sendiri
Jika anak dibesarkan dalam kejujuran, ia akan terbisa melihat kebenaran
Jika anak ditimang tanpa berat sebelah, ia akan besar dalam nilai keadilan
Jika anak dibesarkan dalam rasa aman, dia akan mengandalkan diri dan mempercayai orang lain
Jika anak tumbuh dalam keramahan, ia akan melihat bahwa dunia itu sungguh indah

Semoga kita masih punya waktu untuk dapat memberikan yang terbaik bagi masa depan anak-anak tercinta kita…

Sumber : http://www.ibuanakbanget.com

...Selengkapnya....

Belajarlah seperti Sang Elang!

Semangat SUKSES!

Sahabat SUKSES, pada catatan ini saya ingin share pengalaman saat menjabat sebagai Branch Manager di sebuah Lembaga Bimbingan Terbesar di Indonesia, yaitu tentang tipe-tipe karakter orang dalam bekerja. Jujur, mungkin ada dari sebagian kita yang sering jengkel dengan teman/rekan kerja, karena setiap kali kita ajari selalu bilang bisa, tapi kenyataannya itu hanya ngomong doang, prakteknya nol. Atau kita ajari terus, tapi tetep aja gak ada kemajuan (mempertahankan status quo..hehehe). Tapi ada juga, saat kita ajari sebuah ilmu baru..wah tanpa banyak kata, langsung action. Dan tentunya kita akan lebih senang bekerja dengan teman/rekan yang senang belajar plus langsung praktek/action.

Dari banyak orang yang pernah saya temui dan tentunya bekerja sama dengan mereka, maka saya coba bagi menjadi empat kelompok:
1) Kelompok Elang
2) Kelompok Beo
3) kelompok Ayam
4) Kelompok Bebek

Kelompok ELANG :
Inilah orang yang paling banyak dicari oleh para pimpinan perusahaan. Seorang yang bertipe ini, akan selalu siap untuk dilatih dalam hal mengejar mangsa/target. Jika kita bilang, "Bapak/Ibu, bulan ini target kita harus naik 100% dari bulan kemarin. Maka dari itu langkah-langkah yang harus kita lakukan seperti ini....". Biasanya mereka langsung menjawab "SIAP!!!"..dan mendengarkan apa yang kita sampaikan terus langsung action. Karena intinya setiap pekerjaan pasti ada target kerja. Wow...mantap pokoknya orang tipe ini. Dan saya pun telah banyak membuktikan, seorang OfficeBoy (tukang bersih-bersih) dalam waktu kurang dari 3 tahun bisa menjadi Branch Manager. Salut!!!

Kelompok BEO :
Agak susah menggambarkan orang tipe ini. Saat kita beritahu dan kita contohi cara yang benar, jawabannya selalu "Ya Pak, Siap!", tapi kenyataannya agenda kerja gak jalan. Dan saat ditanya kenapa? Dia akan jawab dengan sejuta alasan...hehehe. Ini yang kadang-kadang bisa buat diri kita jengkel. Maklum, Beo itu hanya bisa dilatih untuk ngomong, tapi action nol.

Kelompok AYAM :
AYAM itu kalau di darat pasti malas untuk terbang, tapi saat kita lepas dari tengah laut pasti baru mau terbang menuju daratan ... hehehe. Ada kok orang tipe ini, pas ada kita biasanya kreasi/ide gak keluar, alasannya pimpinan lebih bagus idenya. Tapi suatu ketika, saat kita lepas sendiri dilapangan, tanpa pendampingan, langsung action dan bisa. Saran: kalo ada orang tipe ini, jangan sering-sering didampingi...hehehe.

Kelompok BEBEK :
Kalau yang satu ini, susahnya minta ampun. Orang tipe ini sangat susah di ajak maju. Inginnya mendapat lebih, tapi yang dikerjakan ya itu-itu aja. Dilatih model apapun, ya pasti tetep aja...hehehe. Tapi setiap tahun selalu mengharapkan gaji naik, padahal kerjanya cuman itu-itu aja. Biasanya orang tipe bebek ini susah sekali jenjang karirnya.


Nah, pertanyaan terakhir....
Saat ini Anda ada di kelompok mana?...hayo jujur ya....hehehe. Silahkan di jawab sendiri, dalam hati juga boleh...

Malang, 11 Mei 2011 11.52 PM oleh Biggie Noviandi www.SiapSukses.Com
...Selengkapnya....

Sebarlah Bibit, maka Akan Ada Yang Dituai

Barangkali anda pernah mendengarkan kata - kata sebagai berikut, "nanti kalau saya kaya akan menyumbang masjid, akan menyantuni anak yatim piatu, akan memberi makan fakir miskin, dsb" atau mungkin kata - kata berikut "seandainya saya dapat rejeki banyak, akan saya bagikan sebagian untuk orang-orang yang membutuhkannya". Atau barangkali kata - kata tersebut pernah terlontar dari diri kita sendiri? ... hayoo mengaku ... hehe

Sekarang coba kita menganalisa 2 pelajaran diatas. Yang pertama kalau sudah kaya saya akan menyumbang. Jadi kalau belum kaya ya berarti tidak akan menyumbang. Betul? Dan pelajaran yang kedua, kalau tidak dapat rejeki ya tidak usah membagikan ke orang lain? Iya kan?

Ada nasihat bijak dalam hal ini "sebarlah bibit, maka akan ada yang dituai", dalam hal ini terkandung nasihat jika ingin berbuat baik maka tidak usah harus menunggu harus kaya dahulu atau menunggu mendapat rejeki yang berlimpah dahulu. Dalam Al Qur'an disebutkan "wa mimma rozaqnahum yunfiikum" dan dari apa2 yang memberi rejeki Kami ( Allah ) berinfaqlah kalian ... Seberapapun rejeki yang kita peroleh, banyak ataupun sedikit maka sisihkanlah sebagian untuk amal. Insya Allah dengan begitu "pasti" akan ditambahkan rejeki untuk kita karena sisihkan sebagian untuk amal. Jadi agar kita dapatkan rejeki, kita harus memberi dulu & agar kita bisa banyak rejeki yang berlimpah berarti kita harus banyak berbagi juga. Dan sebaliknya, jika mencoba untuk bersikap sebaliknya alias "pelit", yakinilah bahwa justru akan sulit mendapatkan apapun juga.

Banyak sekali contoh orang yang bisa sukses secara finansial dimulai dengan prinsip "berbagi" ini & yang demikian tersebut adalah bukti kebesaran Allah SWT dalam memberikan rejeki bagi manusia. Dan banyak juga contoh sebaliknya. Maka, sejak saat ini mulailah "berbagi" .....

#Malang, Mei 2011
...Selengkapnya....

Anak Kami Belajar "Sukses"

Setiap orang tua pasti menginginkan semua anaknya menjadi pribadi yang berhasil dalam hidupnya kelak, tak terkecuali kami. Kami selalu berharap dan berdo’a agar anak-anak kami akan menjadi pribadi yang sukses dan berhasil menjalani kehidupannya. Kami menginginkan semua anak-anak kami menjadi pribadi yang mandiri dan merdeka.


Mandiri, artinya dia bisa mampu hidup dengan gaya, daya dan kemampuannya sendiri, tidak bergantung kepada orang lain. Dia bisa memenuhi kebutuhan hidup dari hasil usahanya sendiri, dan bahkan lebih dari itu bisa membantu orang lain yang membutuhkannya.

Merdeka, artinya dia bebas menentukan jalan hidup dan masa depannya sendiri secara kreatif. Bebas mengatur dirinya sendiri, memiliki prinsip sendiri dan bukan gampang diatur atau hanya mengekor kepada pendapat orang lain. Dengan kebebasan yang dimilikinya dia bisa dengan leluasa meraih tujuan dan impian-impian hidupnya.

Saat ini kami dikaruniai 3 anak; Akbar ( 6 th ), Rizky (4 th) dan Ihsan (1 th). Untuk ukuran anak seumurnya, Akbar & Rizky bisa dikatakan sudah memiliki bibit - bibit kemandirian. Dahulu ketika Akbar & Rizky mulai mengenal & bermain - main dengan yang namanya uang koin/kertas, kami coba ubah stikma "jangan bermain dengan uang karena uang itu kotor/penuh kuman/banyak penyakit ... dsb" dengan suatu arti yang baru yaitu bahwa "kalau ada uang itu ditabung saja .. hasilnya kalau sudah banyak bisa untuk beli mainan / tamasya" ... alhasil, mereka bisa beli mainan sendiri ataupun pergi rekreasi ke laut atau ke taman safari dengan uang hasil menabung mereka sendiri. Alhamdulillah, perilaku tersebut sampai sekarang masih berjalan dan semoga seterusnya bisa seperti itu. Sehingga ketika mereka mempunyai impian apapun, mereka bisa meraihnya dengan daya usaha mereka sendiri.

Anak - anakku semua, lakukanlah apa yang kalian suka dan senangi selama itu sesuatu yang positif & bermanfaat. Kami sebagai orang tua akan selalu mendukung, membimbing dan berdo’a agar kalian bisa berhasil mewujudkan semua impian-impian kalian. Ke depan hidup memang tidak mudah, penuh rintangan, tantangan & kesulitan. Namun kami yakin, dengan semangat dan antusiasme kalian yang luar biasa sekarang ini, kalian pasti bisa mengatasinya. Kesulitan & kegagalan hanyalah akan membuat kalian menjadi lebih kuat dan bijaksana. Kami akan selalu mengingatkan agar kalian tak mudah menyerah dalam menghadapi tantangan dan kesulitan hidup. langkah-langkah kecil kalian saat ini akan menjadi ribuan bahkan jutaan langkah yang kelak akan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bukan hanya untuk diri kalian sendiri tapi bermanfaat untuk banyak orang.

# Malang, 11 Mei 2011
...Selengkapnya....

Selasa, 10 Mei 2011

Penemu Alat Pemeriksa Lembar Ujian

Ternyata penemu alat pemeriksa lembar ujian yang memakai pensil 2B itu adalah seorang guru. Namanya Reynold B Jhonson. Selain alat pemeriksa elektrik, johnson juga menemukan cakram keras, yang kita kenal sebagai Hardisk. Setelah menuntataskan gelar sarjananya tahun 1929, Johnson mengajar di sebuah sekolah menengah di ironwood, Michigan, Amerika Serikat. Disana jadi guru Ilmu Pengetahuan Alam dan Matematika

Sekuat tenaga, pak Guru Johnson mencari agar matematika yang rumus-rumusnya bikin pusing para murid, bisa lebih mudah dimengerti. Suatu kali, dua orang siswa tertangkap basah mencuri sebuah radio sekolah. Keduanya dijatuhi hukuman. Selama masa hukuman itu mereka dibimbing Johnson. Setiap hari Johnson membimbing keduanya membuat alat eksperiman. Hingga di akhir masa hukuman, dua murid ini sukses menciptakan alat untuk memeriksa lembar ujian yang menggunakan sistem pilihan berganda atau multiple choice.

Namun karir mendidik Johnson harus berakhir di tengah jalan. Empat tahun mengajar di sekolah, sang guru malah dipecat. Peristiwa inilah yang kemudian mengubah hidup Pak Guru Johnson. Bahkan juga mengubah sejarah komputer. Setelah menjadi pengangguran, Johnson memanfaatkan wakt luangnya untuk mematangkan mesin pemeriksa ujian multiple choice tadi. Hasilnya ditawarkan ke beberapa sejumlah perusahaan, termasuk perusahaan komputer terbesar IBM. Akhirnya hanya setahun menjadi pengangguran, pada tahun 1934, Johnson diangkat menjadi engineer di IBM. Ia ditempatkan di Laboratorium IBM di Columbia University dan Endicott, di New York. Tugasnya Cuma satu: mengembangkan mesin pemeriksa lembar ujian multiple choice.

Mesin ini mampu membaca goresan pensil di lembar jawaban, lalu secara otomatis menghitung dan membeberkan hasil akhir penilaian secara visual. Mesin yang diberi nama IBM 805 itu kemudian diproduksi hingga ribuan unit pada 1937. Setidaknya, hingga dekade 1970-an, IBM 805 masih digunakan secara luas. Sukses membuat mesin pemeriksa ujian, para petinggi IBM menyadari kebutuhan terhadap sistem penyimpanan data. Itu sebabnya tahun 1952, perusahaan itu mengirim Johnson ke San Jose, California untuk membentuk tim yang diberi tugas yang maha berat. Mencari sebuah sistem penyimpanan data yang cepat dan handal.

Ditempat barunya, Johnson melanjutkan penelitian yang telah dimulai oleh tim riset IBM di Columbia. Salah satunya adalah mesin penyimpanan Random Acess Memory (RAM). Sistem ini memungkinkan pengguna mengakses dan mencari data dengan lebih cepat. Di masa itu, biasanya data disimpan di kartu plat besi yang berlubang-lubang atau pita magnetik (magnetik tape). Cara ini amat rumit. Memerlukan waktu bermenit-menit mencari data yang diinginkan. Awalnya Johnson yang dibantu 15 orang stafnya, memusatkan diri pada pengembangan sistem penyimpanan berbentuk silinder alias rotating drum.

Pada masa itu, media penyimpanan model begini sedang luas dikembangkan. Behttp://www.blogger.com/img/blank.giflakangan, tim ini lebih tertarik pada penyimpanan berbentuk piringan cakram yang dikembangkan Jacob Rabinow dari National Bureau Standard. Di ujung tahun 1955, mereka sukses membuat penyimpnan cakram keras yang diberi nama IBM 350. Cakram keras ini merupakan bagian dari sistem bernama RAMAC 305. RAMAC sendiri merupakan kependekan dari Random Access Method of Accounting Control, yaitu sistem yang mampu menyediakan akses data yang tepat bagi penggunananya dimasa itu.

Tidak seperti cakram keras yang dijumpai di pasaran saat ini, IBM 350 itu jauh lebih bongsor, besarnya setara dengan dua buah kulkas yang berderet. Bobotnya pun tak tanggung-tanggung, satu ton. Itu karena ia terdiri 50 buah cakram berdiagonal 24 inci (sekitar 60 cm), yang ditumpuk-tumpuk. Kapasitas penyimpanannya? Sekotar 5 megabyte data.

Sumber : Vivanews.com
...Selengkapnya....

Kamis, 05 Mei 2011

Alat Pemeriksa Lembar Jawab Komputer iNSIGHT 4ES OMR

Reliability You Need - From The Company You Trust

Trust the Scantron family of high precision data collection tools, with their proven OMR and image capture features, to meet your data management needs. The iNSIGHT® 4ES optical mark read (OMR) and image scanner is one of the most versatile and efficient desktop scanners available for automated data collection.

The scanner's powerful processor delivers fast document throughput and provides a complete solution with a variety of off-the-shelf and custom software packages.

The Power of Multiple Data Collection Capabilities

The iNSIGHT 4ES offers you all the robust capabilities of optical mark recognition (OMR) technology-plus a wealth of expanded functions through document imaging. The iNSIGHT 4ES scanner accurately scans an OMR form for written pencil and pen marks (such as bubbles, check marks, tick marks) and bar codes, giving you the most precise and effective data available.

This scanner also adds the power and flexibility of image capture. The iNSIGHT 4ES capture both images of full pages or image clips of text areas or text boxes, such as essay responses on a test or comment fields on a survey. This dynamic scanner can meet all your data collection needs today and in the future.

Accurate, Fast and Efficient

The iNSIGHT 4ES scanner is accurate, fast and efficient. It has a form throughput rate of up to 2,800 sheets-per-hour and a fixed, automatic feed hopper that holds 100 sheets and helps eliminate continual form reloading and constant operator attention.

Using continuous self diagnostics, the iNSIGHT 4ES alerts you when it detects conditions that may affect data accuracy. The scanner's sheet thickness detector helps ensure the scanner reads only one sheet at a time and the sheet-skew detection helps ensure proper registration while scanning.

The iNSIGHT 4ES is energy efficient and reduces power consumption when not in use. The iNSIGHT 4ES is ENERGY STAR certified.
Easy to Operate

The iNSIGHT 4ES scanner is easy to operate and reads both pencil and pen marks from an OMR form, giving you the most precise and effective data available. Messages are provided on a forty-character display to simplify operation. An open feed path provides sheet visibility at all times as well as easy access for sheet removal and transport cleaning. The scanner self-diagnostics quickly pinpoint any operating problems.

Software applications developed for the iNSIGHT 2/3/4/4U and ScanMark ES 2010, 2260, and 2800 scanners are plug-and-play compatible with the iNSIGHT 4ES scanner.
Providing multiple data collection capabilities

* Combining OMR and image capture technology, iNSIGHT 4ES scanners: Read traditional OMR "bubble" marks.
* Capture image clips of text areas or text boxes, such as essay responses on a test or comment fields on a survey.
* Capture images of full pages.
* Capture and convert written information into digital information with ICR technology - such as name, address, and identification number.
* Read both pen and pencil forms.
* Read checkbox responses, X box responses, and bar codes.

Eliminate extra steps

* The iNSIGHT 4ES is designed to lighten your workload, enabling you to: Readily share documents online with colleagues - such as tests to be graded by a group of teachers. This powerful feature eliminates the cumbersome task of photocopying, distributing, and collecting paper copies.
* Create electronic archives for a paperless "paper trail" - a convenient and reliable alternative to paper records that can degrade over time.
* Simplify the process for users in providing demographic information - with intelligent character recognition (ICR) technology that converts hand-print to electronic text.

Options

* Programmable interactive printer(s) that print information on the sheet being scanned based on the scanned data. The printer(s) can print error codes, alphanumeric messages, serial numbers, validation flags, and test scores with no effect on the throughput rate.
* Bar code reader - reads bar codes in ladder format.
* SelfScore option allows operation without connection to a host computer with test scoring, survey, and ballot capabilities
* Select Stacker allows separate stacking of sheets based on criteria selected in your scanning software.
* Optional RealTime Character Recognition utilizing NestorReader™ software allows processing of machine and hand print data.

Customer Application

* Testing and Training Tests and learning assessment
* Instructor, performance, and course evaluations
* Enrollment and tracking
* Student profiles, documentation, and forms

* Research and Evaluation Survey and questionnaire data collection
* Product research
* Program evaluations
* Competitive data collection
* Enrollment and applications

* Human Resources Payroll/time sheets
* Benefit enrollments
* Applicant tracking
* Employee change of status
* Employee surveys
* 360-Degree surveys

* Healthcare Patient encounter forms
* Patient satisfaction surveys
* Medical histories and patient forms
* Patient, needs and risk assessments
* Nurse staffing reports
* Continuing education evaluations

System Requirements
PC Hardware

* Pentium® processor: 1 GHz 32-bit (x86) or 64-bit (x64) minimum
* System memory: 1 GB minimum
* Hard drive space: 40 GB hard drive with at least 15 GB of available space
* Monitor at 1024 x 768 or higher resolution
* CD-ROM drive (for installation)
* USB 2.0 connection— Image or OMR processing

* If using a USB 2.0 Add-on card: Must use one of the following cards, with the driver provided by the card vendor: Adaptec™— USB2connect™ 4000A, the driver depends on Windows system used
* Windows XP— do not install the Adaptec driver; use the Microsoft driver v5.1.26 dated 6/1/02 (default USB driver). If the Adaptec USB driver is installed, remove it.
* Belkin®
* F5U222 USB 2.0 PCMCIA adapter
* F5U219 USB 2.0 PCI adapter
* Link®—DUB-C2®—USB 2.0 Cardbus™ Adapter with driver v1.0 (not supported with Windows Vista)
* SIIG® JU-PCM222 - USB 2.0 PCI

Operating Systems

* Windows Vista® Business Edition or greater, 32-bit Edition only SP1 or greater
* Windows® XP Professional SP 3 or greater
* All Windows hot fixes for the service pack must be installed.

Visit : www.Koreksi-LJK.Com
...Selengkapnya....

Gudeg Jogja

Gudeg, makanan khas jogja ini adalah salah satu makanan khas yang diminati oleh beberapa orang, rasanya yang khas dan manis membuat orang mudah ingat dengan makanan yang satu ini, gudeg adalah buah nangka muda (gori) direbus di atas tungku sekitar 100 derajat celcius selama 24 jam untuk menguapkan kuahnya. Sebagai lauk pelengkap, daging ayam kampung dan telur bebek dipindang yang kemudian direbus. Sedangkan rasa pedas merupakan paduan sayur tempe dan sambal krecek.

Gori atau nangka muda, adalah bahan baku utama gudeg yang lebih umum dikenal. Sebab di masa lalu, bahan baku ini sangat mudah diperoleh di kebun-kebun milik masyarakat Jogyakarta, dulu orang Jogya hanya mengenal satu jenis gudeg, yakni gudeg basah. Gudeg kering dikenal setelahnya, sekitar 57-an tahun dari saat sekarang ini. Hal ini setelah orang-orang dari luar Jogja mulai membawanya sebagai oleh-oleh. Keuntungannya, gudeg pun tumbuh sebagai home industry makanan tradisional di Jogja.

Banyak wisatawan yang berkunjung ke Jogja dan rasanya kurang lengkap jika belum menyantap gudeg di tempat ini. Tidak hanya rasanya tapi juga kemasan gudeg atau oleh-oleh khas Jogja ini dikemas menarik dengan menggunakan ‘besek’ (tempat dari anyaman bambu) atau menggunakan ‘kendil’ (guci dari tanah liat yang dibakar). Melengkapi sajian nasi gudeg akan lebih pas disertai minuman teh gula batu. Dijamin Anda akan ketagihan.

Sumber: TDWClub
...Selengkapnya....

Mencari Penghasilan Tambahan

Kenapa sih Anda perlu penghasilan tambahan? Seperti yang pernah saya katakan sebelumnya (dan seringkali saya ulang-ulang), bahwa salah satu kunci kesejahteraan keuangan dalam keluarga sebetulnya bukanlah di seberapa besar jumlah penghasilan Anda, tapi bagaimana Anda mengelola penghasilan tersebut. Berapapun besarnya penghasilan dalam keluarga Anda, kalau Anda tidak bisa mengelolanya dengan baik, maka kesejahteraan tidak akan bisa Anda raih.

Namun demikian, apakah Anda sebaiknya tidak usah menambah penghasilan dalam keluarga Anda? Tidak juga. Penghasilan yang besar memang tidak menjamin bahwa keluarga Anda bisa mencapai kesejahteraan keuangan, tapi penghasilan yang besar bisa membantu keluarga Anda mencapai kesejahteraan. Jadi sekali lagi, penghasilan yang besar tidak menjamin, tetapi hanya membantu. Karena itu, akan lebih baik kalau Anda bisa menambah sumber penghasilan Anda.

Ada sejumlah cara untuk menambah penghasilan dalam keluarga Anda:

1. Bekerja sebagai karyawan
2. Bekerja sendiri dengan mengandalkan keahlian
3. Menjalankan Usaha Sampingan
4. Berinvestasi

1. Bekerja Sebagai Karyawan

Anda bisa mendapatkan penghasilan tambahan dengan bekerja di sebuah perusahaan. Anda bisa bekerja sebagai seorang sekretaris, karyawan bagian pembukuan, administrasi, atau apa pun itu. Yang penting, Anda mendapatkan gaji. Jadi kalau pada saat ini Anda tidak bekerja dan hanya suami Anda yang bekerja (sebagai karyawan juga misalnya), maka dengan sekarang Anda juga bekerja sebagai karyawan, maka akan ada dua gaji dalam keluarga Anda.

Atau, kalau misalnya pada saat ini Anda sudah bekerja sebagai seorang karyawan, mungkin Anda bisa menjadi karyawan juga di tempat lain. Jadi Anda mendapatkan dua gaji. Seorang teman saya bekerja di sebuah perusahaan dari jam 9 pagi sampai jam 5 sore. Sedangkan malamnya dia juga bekerja di sebuah restoran dari jam 6 sore sampai jam 10 malam. Dia mendapatkan dua gaji dalam sebulan.

Apa sih kelebihan dan kekurangannya dengan bekerja sebagai karyawan? Yang jelas, bekerja sebagai karyawan memang enak, karena Anda tinggal datang, bekerja, dan pada akhir bulan mendapatkan gaji. Anda cuma perlu menuruti aturan jam kerjanya saja.

Kekurangannya, tentu saja, bahwa kalau Anda tidak bekerja, Anda tidak akan mendapatkan gaji. Sederhana sekali. Itulah sebabnya banyak orang yang sudah berusia 50 - 60 tahun tetapi masih tetap bekerja sebagai karyawan karena takut tidak mendapatkan gaji lagi bila dia tidak bekerja.

2. Bekerja Sendiri dengan Mengandalkan Keahlian

Kalau Anda punya keahlian khusus, Anda bisa bekerja dan mendapatkan honor dari situ. Contohnya, kalau Anda bisa menyanyi, Anda bisa menyanyi di pesta-pesta dan mendapatkan honor. Mungkin Anda bisa mengajar? Yah, kalau Anda bisa mengajar, Anda bisa mengajar dan mendapatkan honor.

Bekerja sendiri harus dibedakan dengan bekerja sebagai karyawan. Sebagai karyawan Anda mendapatkan gaji, sedangkan di sini Anda tidak mendapatkan gaji, tetapi mendapatkan honor. Contoh mereka yang bekerja dengan mengandalkan keahlian dan mendapatkan honor pada umumnya adalah artis yang main sinetron, atau dokter dan arsitek yang membuka praktek sendiri dengan mendapat bayaran dari pasien atau kliennya.

Kalau Anda perhatikan, sebetulnya hampir setiap orang punya keahlian atau keterampilan khusus yang bisa dijual. Masalahnya di sini adalah apakah Anda berani menjadikan keahlian atau keterampilan yang Anda miliki itu untuk bisa dijual kepada khalayak?

Kelebihan bekerja sendiri dengan mengandalkan keahlian adalah bahwa Anda akan mendapatkan penghasilan yang memang sesuai dengan keahlian Anda. Artinya, Anda akan termotivasi untuk lebih memperdalam keahlian Anda sehingga akan mendapatkan bayaran yang lebih. Kekurangannya adalah, kalau Anda tidak bekerja (absen), Anda tidak akan mendapatkan bayaran.

3. Menjalankan Usaha Sampingan

Kenapa Anda tidak mencoba menjalankan sebuah usaha sampingan? Anda bisa membuka toko atau warung. Anda bisa buka biro jasa yang menjual segala macam jasa. Mungkin juga sebuah usaha jahitan. Kenapa Anda tidak mencobanya?

Yang penting di sini, usaha sampingan tersebut suatu saat kelak bisa Anda serahkan pengelolaannya kepada anak buah yang Anda percayai, sehingga Anda tidak perlu terlibat terus di dalamnya seumur hidup Anda. Toko misalnya. Anda mungkin bisa membuka sebuah toko yang menjual barang-barang kebutuhan sehari-hari. Setelah beberapa bulan, Anda kan bisa menyerahkan pengelolaannya kepada anak buah Anda (yang Anda gaji tentunya), sehingga Anda bisa enak nonton teve di rumah tapi bisa tetap mendapatkan hasil keuntungan dari toko tersebut tiap bulannya. Inilah yang menjadi kelebihan dari menjalankan usaha sendiri.

Mungkin Anda berpikir bahwa untuk bisa berhasil dalam usaha perlu modal uang yang cukup besar. Tapi Anda boleh tidak percaya, kesuksesan sebuah usaha seringkali tidak tergantung pada besarnya modal Anda. Silakan toleh di sekeliling Anda, ada banyak orang yang berhasil dalam usahanya dengan modal yang hanya sedikit. Yang paling penting di sini adalah ide.

Ada memang beberapa usaha yang membutuhkan modal awal yang cukup besar, tapi banyak juga bidang usaha yang tidak membutuhkan modal awal yang terlalu besar. Yang paling penting di sini adalah bagaimana Anda bisa "mengakali" jumlah uang yang Anda miliki sekarang agar cukup untuk bisa menjalankan ide bisnis di kepala Anda. Dengan menjalankan sebuah usaha, Anda otomatis lebih terlatih untuk bisa mandiri dan bertahan hidup. Itulah yang menjadi salah satu kelebihan lain dari menjalankan usaha sendiri.

4. Berinvestasi

Anda punya uang berlebih? Kenapa tidak menginvestasikannya saja? Jika Anda punya Rp 1 juta, mungkin itu bisa Anda depositokan. Anda akan dapat bunga, dan bunga itulah tambahan penghasilan Anda.

Anda punya barang yang tidak Anda pakai? Perabot misalnya? Kenapa Anda tidak menjualnya dan menginvestasikan uangnya dengan membeli emas, misalnya. Setelah satu dua tiga tahun, mudah-mudahan saja harga emas itu naik. Nah, selisih kenaikan harga itu adalah tambahan penghasilan bagi Anda.

Bagi Anda yang masih lajang (tidak punya tanggungan) dan tinggal di rumah sendiri, kenapa Anda tidak kos saja dan mengontrakkan rumah Anda? Dengan demikian, Anda akan mendapatkan tambahan penghasilan dari pemasukan sewa rumah setiap bulan atau setiap tahunnya. Atau kalau rumah Anda agak besar, kenapa Anda tidak menyewakan satu dua kamar di antaranya untuk dijadikan kos-kosan kecil-kecilan? Anda akan dapat pemasukan tambahan dari uang kosnya, kan?

Yang Penting Kemauan

Mencari Penghasilan Tambahan sebetulnya tidak sulit. Yang penting Anda punya kemauan. Bila Anda tidak memiliki kemauan untuk mau mendapatkan penghasilan tambahan, maka cara apa pun yang ditunjukkan kepada Anda akan sulit Anda terima.

Jadi, semua berawal dari kemauan. Jika memang tidak ada kemauan, ya, keadaan Anda tetap seperti sekarang. Tapi bila Anda memang mau, Anda punya 4 pilihan untuk mendapatkan penghasilan tambahan seperti di atas. Silakan pilih yang mana.

Sumber: Safir Senduk www.perencanakeuangan.com
...Selengkapnya....

Membiasakan Diri Menabung

"Saya ingin sekali menabung, tetapi sepertinya uang saya habis terus. Selain itu, anak-anak juga minta dibelikan sepatu, dan saya kan juga perlu beli ini, itu...…"

Kata-kata tersebut di atas mungkin akrab di telinga, atau mungkin Anda sendiri mengalaminya: Anda ingin sekali bisa menabung, tetapi dalam prakteknya, hal itu sulit dilakukan. Apakah Anda tergolong orang yang seperti itu? Anda selalu kehabisan uang di akhir bulan sehingga tidak bisa menabung?
Jangan kecil hati. Semua orang hampir pasti mengalaminya. Menabung, atau melakukan investasi secara rutin, seringkali dilakukan untuk berbagai macam tujuan. Dengan menyisihkan uang Anda secara rutin, maka uang yang terkumpul tersebut bisa sangat bermanfaat.

Seseorang yang memiliki penghasilan sebesar Rp 1 juta per bulan, misalnya, setelah setahun hanya memiliki saldo rekening Rp 200 ribu di rekeningnya. Setelah ditanya kenapa jumlah saldo rekeningnya cuma sebesar itu setelah bekerja setahun lamanya, ia mengatakan seringkali penghasilannya habis dipakai dalam sebulan sehingga ia tidak bisa menabung. Padahal, kalau ia mau menabung sebesar Rp 100 ribu saja setiap bulannya, maka pada akhir tahun ia sudah akan memiliki jumlah saldo rekening sebesar Rp 1,2 juta, plus bunganya!

Menabung Dulu, Baru Sisanya Dibelanjakan

Saya akan memberi satu cara buat Anda. Kalau selama ini Anda selalu berbelanja dulu dan tak sempat menabung, kenapa sekarang Anda tidak membalik proses itu? Ketika Anda mendapatkan gaji pada tanggal 25, misalnya, sisihkan dulu sebagian uangnya untuk menabung, baru kemudian sisanya dibelanjakan. Bila itu Anda lakukan secara rutin, maka setelah setahun, Anda sudah akan memiliki simpanan dalam jumlah besar.

Yah, mungkin saja uang yang bisa Anda belanjakan jadi berkurang. Tapi, itulah konsekuensinya: Anda perlu memiliki sejumlah dana sebagai cadangan untuk masa depan!

Sebagai contoh, penghasilan Anda adalah Rp 1 juta per bulan. Tadinya, Anda biasa membelanjakan Rp 1 juta tersebut sampai habis. Sekarang, dengan Anda menabung Rp 100 ribu per bulan di muka, maka total pengeluaran Anda cuma tinggal Rp 900 ribu saja pada bulan yang bersangkutan. Bila merasa itu tidak cukup, maka Anda harus melakukan satu di antara tiga pilihan dibawah ini:

1. Meningkatkan pendapatan Anda
Dalam contoh di atas, pendapatan Rp 1 juta ditingkatkan menjadi Rp 1,1 juta. Dengan Anda tetap menabung Rp 100 ribu, maka pengeluaran Anda bukan lagi Rp 900 ribu, tetapi kembali menjadi Rp 1 juta.

2. Menekan Pengeluaran Anda
Dalam contoh di atas, Anda bersedia untuk menekan pengeluaran Anda yang tadinya Rp 1 juta menjadi Rp 900 ribu.

3. Melakukan Keduanya
Dengan meningkatkan pendapatan dan menekan biaya hidup. Dalam contoh di atas, Anda bisa meningkatkan pendapatan Anda menjadi Rp 1,1 juta, dan menekan pengeluaran Anda menjadi Rp 900 ribu. Dengan demikian, Anda justru memiliki selisih yang lebih besar lagi untuk ditabungkan.

Semua berpulang pada Anda. Yang paling penting, biasakan diri untuk menabung. Apabila Anda mengalami kesulitan untuk menabung karena alasan selalu kehabisan, maka Anda bisa menabung di muka begitu Anda mendapatkan penghasilan. Ingat selalu: Anda perlu dana cadangan untuk masa-masa yang terduga kelak.

Ke mana Menabung?

Ada banyak pilihan yang bisa Anda gunakan sebagai tempat menabung. Salah satu tempat menabung yang paling populer bagi orang Indonesia adalah tabungan di Bank.

Kelebihannya, dana dalam tabungan bisa diambil kapanpun Anda inginkan. Kelemahannya, pada saat ini, umumnya tabungan di Bank hanya memberikan bunga kecil.

Selain itu, Anda mungkin juga bisa menabung dengan membeli emas. Bila Anda menabung sebesar - katakan - Rp 200 ribu per bulan, Anda mungkin bisa membeli emas yang jumlahnya sesuai dengan nilai uang yang Anda tabungkan. Pada saat ini, banyak tersedia koin emas yang bisa dibeli dengan jumlah satu gram saja.

Sebagai alternatif, Anda bisa juga menabung ke dalam bentuk investasi seperti reksa dana. Reksa Dana adalah sebuah bentuk investasi di mana uang yang Anda tabungkan akan dikelola oleh sebuah tim manajer investasi untuk diinvestasikan ke dalam berbagai macam produk investasi. Untuk bisa berinvestasi dalam Reksa Dana, bisa dimulai dengan jumlah persyaratan dana minimal sebesar Rp 100 ribu.

Jadi, ada beberapa pilihan bila Anda hendak menabung. Baca salah satu triknya.

Sumber: Safir Senduk www.perencanakeuangan.com
Perencana Keuangan
...Selengkapnya....

Rabu, 04 Mei 2011

Jalan Masih Panjang

Kusadar hidup ini hanya sebentar
Untuk apa putus asa
Kan buang waktu saja
Bukankah setiap orang punya problema
Yang harus kita lalui
Dengan hati yang tabah

Lupakan sudah masa lalu kelabu
Kita susun langkah baru
Jangan hanya menunggu
Harapan, kesempatan, dan juga waktu
Takkan selamanya datang
Menghampiri hidup kita

Bersyukurlah hari ini
Kita masih dapat berjumpa
Dan jangan kita lupa
Dia yang di atas sana, kawan

Berdoalah dari semua
Cita-cita hidup di dunia
Dan jangan kita lupa
Dia yang di atas sana, kawan

Hidup ini berat tapi jangan takut, kawan
Semua pengorbanan
Selalu menjadikan bahagia
Satu lagi, kawan
Jalan masih panjang
Berarti kita harus melangkah terus kemuka

Dipopulerkan oleh 7 Bintang di tahun 80-an
...Selengkapnya....

Tembus Limit

Kejadian ini terjadi sekitar penghujung tahun 97, saat itu saya berkesempatan mencoba reyen new panther dari Bandung menuju Jakarta, waktu itu belum ada tol Bandung - Jakarta, selepas Padalarang, sebuah ada Land Cruiser berwarna krem yang melaju dengan kecepatan tinggi. Tetapi yang saya suka walaupun ia melaju dengan kecepatan tinggi, ia tidak memaksakan kehendak. Jika mobil di depannya tidak mau memberi jalan, maka ia yang mengalah dengan mengambil jalan ke kiri dahulu baru kemudian balik lagi ke jalur kanan

Supaya tidak ngantuk karena menyetir di jalan pegunungan dan tertarik dengan cara menyetir si mobil Land Cruiser tersebut, iseng-iseng saya membuntuti mobil tersebut dari belakang. Saya ikuti cara ia menyetir, termasuk kecepatannya. Ketika tidak ada mobil lain, kecuali mobil tersebut dan mobil saya, mobil tersebut menambah kecepatannya. Karena sedang membututi, tanpa sadar saya ikut menambah kecepatan mobil saya.

Saya dan Land Cruiser tersebut beriringan sampai gerbang Tol Cikampek, Setelah masuk jalan tol, jalan lebih leluasa untuk menambah kecepatan. Saya terus mengikuti dia. Ketika saya melihat panel kecepatan, menunjukkan angka 160 km/jam. Padahal selama ini, kecepatan tercepat yang pernah saya tempuh adalah 120 km/jam, saya tidak berani melaju diatas itu. Tapi dengan adanya mobil yang saya ikuti, saya bisa tembus rekor kecepatan mobil saya. Sesuatu yang sulit saya lakukan jika tidak ada sparringnya.

Sampai saatnya saya kehilangan mobil hitam tersebut. Ketika saya mulai memacu kendaraan lagi, saya coba untuk berlari 160 km/jam lagi. Saya berhasil mencapai kecepatan tersebut tetapi tidak berani terlalu lama karena belum terbiasa. Ketika kemudian ada mobil lain lagi yang melaju dengan kecepatan tinggi dan saya buntuti, saya bisa masuk lagi ke 160 km/jam dengan durasi yang cukup lama.

Sama seperti kehidupan ini, seringkali kita merasa sudah maksimal melakukan sesuatu. Kita merasa tidak mungkin lagi melakukan sesuatu yang lebih baik lagi. Namun kalau kita mempunyai sparring partner yang lebih hebat dari kita, entah itu seorang atasan, seorang coach, seorang mentor, role model atau apapun, maka kita bisa terpacu untuk mendapatkan hasil yang lebih baik lagi.

Namun jika kita belum matang belajar dari sparring partner kita dan mencoba untuk mandiri, mungkin agak sulit bagi kita untuk terus berada di kondisi sama seperti ketika ada sparring partner. Nantinya jika kita sudah mempunyai pola dan terbiasa, barulah kita mulai bisa mandiri.

Robert Kiyosaki mengatakan bahwa penghasilan seseorang ditentukan 5 orang terdekatnya. Ilustrasi saya mengenai kecepatan mobil bisa menjelaskan pernyataan dari Robert Kiyosaki tersebut. Jika orang-orang di dekat kita hanya biasa-biasa saja, maka sulit bagi kita untuk melakukan sesuatu yang luar biasa. Namun kalau kita biasa tetapi di sekelilingnya luar biasa, maka kita akan terpacu untuk juga menjadi luar biasa.

Apakah ada penjelasannya secara Science? Ternyata ada. Di dalam otak manusia ada sekumpulan sel syaraf yang disebut Mirror Neuron, yang bertugas meniru apa yang dilakukan oleh orang lain. Jika di sekelilingnya orang hebat atau luar biasa, maka Mirror Neuron kita akan meniru mereka sehingga menjadikan kita juga hebat dan luar biasa. Kalau sebaliknya, maka Mirror Neuron-pun juga akan meniru yang sebaliknya.

- Siapa mobil Land Cruiser Krem yang akan anda ikuti agar bisa menembus kecepatan anda selama ini ?

- Siapa orang hebat dan luar biasa yang akan anda ikuti agar bisa menembus batas yang selama ini membatasi hidup anda ?

Temukan orang tersebut, ikuti dan pelajari bagaimana ia memandang dirinya, bagaimana keyakinan dan nilai-nilai kehidupan yang ia pegang, bagaimana ia membangun kapabilitasnya, bagaimana tingkah lakunya, maka anda akan mendobrak batas yang selama ini membatasi hidup anda !

-- Sepenggal cerita pengalaman saya ketika masa2 job on the training di PT. IPTN Bandung, semoga menginspirasi --

Salam Dahsyat
...Selengkapnya....

Selasa, 03 Mei 2011

Cara Menjadi Sukses

Kita sering mendengar ada 3 pertanyaan yang umum disekitar kita,

Pertanyaan pertama :
siapa yang KEPINGIN menjadi SUKSES ?
Semua orang pasti akan angkat tangan.

Pertanyaan kedua :
siapa yang SEDANG BERUSAHA untuk menjadi SUKSES ?
Hanya sebagian saja yang angkat tangan

Pertanyaan ketiga :
Siapa yang "SUDAH" SUKSES ?
Jumlah yang angkat tangan lebih sedikit lagi.

Apa ada yang aneh disini?

Pertanyaan pertama, kita hanya ditawari sebuah keadaan dan biasanya cukup mudah. Tinggal menjawab antara kepingin SUKSES atau tidak & ternyata umumnya orang menjawab kepingin SUKSES

Pertanyaan kedua, hanya sebagian saja yang menyatakan "Sedang berusaha" untuk menjadi SUKSES. Disini mulai muncul konsekuensi / resiko - resiko l ketika kita sudah mengambil "tindakan" untuk menjadi orang yang SUKSES. Banyak yang terjebak diantara persepsi kerja keras untuk menjadi SUKSES, padahal kenyataannya banyak orang menjadi SUKSES bukan karena kerja kerasnya tetapi lebih karena cerdas untuk mengamati situasi maupun peluang - peluang yang muncul disekitarnya. Banyak juga yang terjebak untuk berusaha menjadi SUKSES tetapi tidak mau "On the right track".

Pertanyaan ketiga, semakin sedikit yang angkat tangan, karena mereka barangkali belum tahu caranya bagaimana caranya untuk menjadi seorang yang SUKSES ( di bidang apapun ), tidak tahu cara memulai untuk menjadi orang yang sukses. Disini kita dihadapkan pada pertanyaan yang berorientasi pada hasil. Apakah tindakan anda dalam menjawab pertanyaan yang kedua sudah membuahkan hasil. Jika sudah membuahkan hasil, anda bisa dikatakan sudah SUKSES .... Berarti anda sudah menemukan caranya bagaimana menjadi orang sukses dan bertindak sebagai orang sukses.

Sudah SUKSES disini bisa berarti anda sudah kaya ataupun sukses .. sukses yang lainnya.

Anda ingin sukses .... THINK & JUST DO IT ......

Ditulis di Ponorogo, 5 April 2011, 23:25 oleh Dodit untuk www.SiapSukses.Com & www.siapaberanisukses.com
...Selengkapnya....